Kebahagian tidak hanya tentang uang. Kebahagiaan memiliki seorang ayah merupakan hal yang tidak didapat oleh semua anak. Ada yang memiliki sosok ayah dan hidup bersama, ada pula yang memiliki tapi didunia yang berbeda atau di dunia yang sama tapi di keluarga yang berbeda.

Begitulah hidup, anak tidak bisa memilih di keluarga seperti apa ia di lahirkan. Bersyukurlah kalian yang masih memiliki waktu bersama bapak. Memiliki kedua orang tua seperti hati yang utuh tidak patah saat salah satu dari keduanya tidak dapat bersama, mungkin hal ini yang juga kalian rasakan.

Tidak ada dekapan erat dari tubuh tegarnya

Peluk hangat seorang ibu cukup menenangkan tapi hangat erat peluk ayah memberikan sentuhan kekuatan yang berbeda, hidup tanpa ayah seperti kehilangan pelindung terbesar dari kerasnya hidup bagi sosok anak.

Kelembutan yang di dapat dari sosok ibu tidak setegar benturan kehidupan dari energi dan kekuatan seorang ayah. Ayah aku rindu peluk hangat dan tepukan bahu yang mengisyaratkan kepercayaan bahwa aku mampu menghadapi semuanya.

Kehilangan sosok panutan sebagai pemimpin

Banyak anak yang mengidolakan sosok ayahnya sebagai kehidupannya. aku pun ingin seperti itu, mengidolakanmu sebagai pahlawan kehidupanku. tapi tak banyak kebaikan yang dapat kuambil dari mu karena waktu kebersamaan kami hanya sesaat.

Kadang aku sulit untuk mendeskripsikan sosok pemimpin keluarga, bagaimana sosok ayah yang membangun dan menjaga sebuah keutuhan rumah tangga serta menciptakan senyum di wajah kami.

Wejangan dalam menjalani kerasnya hidup

Saat tidak tahu apa yang harus aku lakukan dari setiap masalah kehidupan yang ada, aku rindu cerita mu dalam menghadapi berbagai permasalah pelik saat dirimu muda, rasanya tidak sebanding dengan masalah yang aku hadapi saat ini.

Engkau selalu mengatakan “Jangan takut dengan masalah, itu membuat mu jadi lebih baik” kini tak ada lagi quote-quote kejujuran yang keras menyentil diriku yang terlalu lemah pada masalah.

Source: hipwee

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).