Ibadah terlama adalah berumah tangga, maka carilah pasangan yang siap belajar dan mau berbenah. Berumah tangga bukan perkara ketika kamu bosan, ketika dia tidak sesuai harapanmu, ketika dia memiliki banyak sisi buruk, ketika dia bukan lagi seleramu kemudian kamu bisa meninggalkannya seenaknya.

Tidak seperti itu. Berumah tangga merupakan sebuah keseriusan dalam menjalankan ibadah sehingga kehidupan yang sesungguhnya bisa dirasakan dan dinikmati dalam berumah tangga.

Oleh karena itu rumah tangga harus dibangun dengan pondasi yang kuat agar tidak mudah runtuh. Berikut ini beberapa pondasi yang harus ada dalam rumah tangga agar tidak mudah runtuh:

Ikhlas

Niatkan rumah tangga untuk mencapai apa yang Tuhan inginkan. Sehingga ini menjadi orientasi segala galanya didalam rumah tangga.

Menjadikan Firman Tuhan Sebagai Dasar

Dasar dan pondasi yang kokoh dalam rumah tangga ada menjadikan firman Tuhan sebagai dasar dalam berumah tangga. Segala apa yang kita lakukan dalam rumah tangga haruslah sesuai dengan Firman Tuhan dan tidak boleh berseberangan. Dengan demikian hidup kita dalam rumah tangga akan diberkati Tuhan karena kita tetap setia mengikuti perintah-Nya.

Siap Mendapatkan Kekurangan Pasangan

Dalam hal ini. Masing masing suami dan istri harus siap siap mendapatkan kekurangan yang ada pada pasangannya.

Karena dia menikahi seorang manusia. Dan manusia adalah tempatnya salah dan khilaf.
Maka kesalahan dan kekurangan pasangan akan semakin tampak dirumah tangga disebab interaksi tanpa batas waktu lagi.

Banyak orang yang kaget dan tidak siap mendapatkan kekurangan pasangannya sehingga dalam waktu yang singkat kebahagiaan rumah tanggapun akan sirna.

Siap Untuk Merubah Kekurangan dan Kekhilafan

Kalau yang tadi adalah pasangan. Maka yg ini adalah kekurangan kita sendiri sebagai suami atau istri.

Kita adalah manusia dan pasti punya kekhilafan dan kekurangan yg melekat pada diri kita.

Jadilah suami dan istri yang siap untuk merubah kekurangan tersebut dan jangan berkata itulah aku dan sifatku dan kamu harus terima apa adanya. Karena aku tidak kuasa merubahnya.

Tidak! Kebiasaan sesuatu yang bisa dirubah walau membutuhkan waktu dan support kuat dari orang yg menyayangi dan mencintai.
Jangan biarkan kekurangan diri menjadi pembatas dan penghalang kebahagiaan dirumah tangga.

Selalu Beribadah

Jadikan kebiasaan bersama pasangan suami istri adalah ibadah karena kebersamaan diatas ketaatan akan menjadi hubungan suami istri indah tanpa batas.

Sehingga keinginan bersama tidak semata mata cinta yang dengan mudah akan sirna seiring perjalanan hari dan pergantian tahun.

Namun manakala pasangan ingin bersama untuk melakukan suatu ibadah maka ini akan menjadi sesuatu yang sangat indah menghiasi pertemuan suami dan istri disetiap aktivitas kebersamaan.

Jadilah Manusia Pemaaf

Emosi tidak akan memberikan solusi. ingat itu selalu. kita mengira bahwa dengan marah urusan kita akan mudah. salah… salah sekali. justru dengan emosi urusan kita semakin tidak menentu dan semakin jauh dari solusi bahkan yang ada masalah semakin besar dan meluas. Yang awalnya hanya perkara kecil gampang berubah menjadi bencana dahsyat.

Inspirasi : Maududi Abdullah

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).