Jika istrimu pemarah, beri teladan padanya tentang kesabaran. Ajarkan komunikasi yang benar, agar dia mampu berbicara dengan kepala dingin dan tutur kata yang lembut. Jangan malah kau balas dengan bentakan.

Jika istrimu boros, duduk bareng, jelaskan konsep prioritas di pengaturan keuangan kalian, ajarkan agar dia pandai mengatur keuangan. Jangan malah kau balas dengan pelit padanya.

Jika istrimu tak pandai merawat diri, fasilitasi, bantu pekerjaan rumahnya hingga dia ada waktu merawat diri, belikan produk perawatan tubuh, agendakan olah raga bersama, Jangan malah kau bandingkan bentuk tubuhnya dengan artis nganuu.

Jika istrimu tak taat, mungkin ilmu agamanya tak mumpuni, didik dengan kelembutan, beri teladan bagaimana sikap yang seharusnya para pasangan yang disukai Tuhan. Jangan malah Langsung gaplok KDRT.

Jika istrimu tampak tua, lesu, tak bahagia dan tak asik lagi menjadi partner bicara, jangan buru-buru ilang filling lalu mencari emotional affairs di luar. Introspeksi, jangan-jangan engkau yang meredupkan cahayanya

Istri-istri orang lain yg nampak lebih hebat, santun, menarik, cerdas, asik dan bercahaya di matamu? Bisa demikian karena mungkin perlakuan dan cara didik suaminya jauh lebih baik dari cara didikmu.

Fokus ke istrimu!

Source: Muryati Yati

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).