Jangan pernah meninggalkan seseorang yang bersamamu saat ini dan benar-benar mencintaimu hanya karena ada orang yang membuatmu penasaran. Penasaran? Ya… Seringkali kita mengorbankan sesuatu yang berharga hanya karena ingin mengobati rasa penasaran kita dengan hal yang belum pasti. Hal ini sering terjadi dalam hubungan pacaran maupun pernikahan.

Kita akan berfikir: bagaimana yah kalau aku sama dia? Kayaknya dia lebih bisa membahagiakanku dibanding istriku/pacarku! Kelihatannya dia kalem dan baik tidak seperti pasanganku, dan bermacam hal penasaran yang sering menghampiri pikiran-pikiran bodoh kita.

Namun satu hal yang harus kamu tahu bahwa itu semua hanyalah sebatas perkiraanmu saja dan rasa penasaranmu. Bisa saja ketika kamu meninggalkan yang lama dan memilih yang baru, hidupmu makin tidak karuan dan hancur. Karena itu semua belum terbukti adanya.

Nasehat seorang ibu terhadap anaknya dibawah ini yang disadur dari Anggada Samira (Twiter) sangat menginspirasi dan bisa menjadi pertimbangan bagi kita ketika sedang diperhadapkan pada situasi seperti ini.

My mom just randomly checking in on me by a phonecall and after chit chatting about my condition, she said something like this,

“Bang, kalau kamu pernah kepikiran tentang perempuan lain dalam hubunganmu, apalagi yang dari masa lalu, percayalah kamu cuman penasaran.”

Lanjutnya, “Kamu bisa berangan-angan ‘gimana yah kalau aku sama dia?’ yang mungkin seru di pikiranmu, tapi realitanya gak semudah itu. Perempuan lain itu belum tentu pertaruhan terbaik kamu. Fokus bahagiakan yang sudah ada”

Teruntuk semua yang mengirimkan doa dan salam baik lainnya pada mama saya, semoga segala kebaikan kembali pada kalian.

Everyone deserved to be appreciated that highly by their (future) life partner. Just make sure you do deserve that kind of appreciation by pulling out your best.

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).