Mereka yang paling berbahagia tidaklah harus memiliki yang terbaik dari segala sesuatu; mereka hanya mengoptimalkan segala sesuatu yang datang dalam perjalanan hidup mereka.
Oleh karena itu; Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah bagi kamu.”

Masa depan yang paling gemilang akan selalu dapat diraih dengan melupakan masa lalu yang kelabu; engkau tidak akan dapat maju dalam hidup hingga engkau melepaskan segala kegagalan dan sakit hatimu. Oleh karena itu:
Usahakan untuk mengampuni orang yang bersalah padamu, dan jangan menyimpan dendam.

Kadangkala ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, sering kali kita memandang terlalu lama pada pintu yang tertutup hingga kita tidak melihat bahwa ada pintu lain yang telah terbuka bagi kita.

Kegagalan adalah peluang untuk hal yang lebih baik. Kegagalan adalah batu loncatan untuk pengalaman yang berharga. Suatu hari nanti Anda akan bersyukur untuk beberapa kegagalan yang anda alami. Percayalah, ketika satu pintu tertutup untuk anda, sebenarnya pintu yang lain selalu terbuka”

Oleh karena itu: Pandanglah sekelilingmu untuk menangkap peluang yang telah Tuhan bukakan,
dan ingatlah, “…….bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” (Rom 8:28)

Dalam segala keadaan, percayalah bahwa segala jalan dan rencana Tuhan akan indah pada saatnya.

Categories: ArtikelKristen

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).