Untukmu para suami dan calon suami, seburuk apapun wanitamu sekarang atau nanti, saat dia melakukan kesalahan tegurlah dengan baik, jangan mengkasarinya, baik itu dari segi ucapan maupun tindakan.

Yang harus kamu ingat adalah dia itu amanah bagimu, dia itu yang Allah pilihkan dan dipercaya untuk menemanimu hingga akhir hayatmu, maka jaga dan perlakukanlah dia dengan baik.

Seegois-egoisnya Wanita, Tetap Saja Hatinya Lebih Lembut Darimu Sebagai Seorang Lelaki

Dan harus kamu tahu, kadang egoisnya wanita itu lebih tinggi dari seorang laki-laki sewaktu-waktu, tapi tetap saja hatinya lebih lembut darimu sebagai seorang laki-laki.

Wanita Paling Egois Sekalipun Dia Tetap Makhluq yang Lemah, Karena Hatinya Dicipta Lebih Perasa Dari Laki-laki

Maka tetap berlakulah lunak kepadanya, tidak perduli sebesar apapun kesalahannya, karena jika berlaku baik bisa membuatnya sadar kenapa harus dengan cara yang buruk?

Sungguh wanita paling egois sekalipun dia tetap makhluq yang lemah jika dibanding kamu laki-laki, karena hatinya dicipta lebih perasa dari dirimu sebagai laki-laki.

Jangan Membentaknya Kasar, Jangan Memukulinya Kasar, Seperti Apapun Dirinya Tetap Saja Dia Amanah Bagimu

Seemosi apapun dirimu berusahalah untuk tidak membentaknya kasar, jangan memukulinya kasar, seperti apapun dirinya sungguh dia tetap amanah bagimu, dan kamu harus selalu bijak menjaganya.

Wanita Akan Tetap Menjadi Sebaik-baiknya Perhiasan di Dunia Ini, Jika Kamu Selalu Siap Bertanggung Jawab Atasnya

Ketahuilah, wanita akan tetap menjadi sebaik-baiknya perhiasan di dunia ini, jika kamu selalu siap bertanggung jawab atasnya, jika kamu tetap bertanggung jawab mengasihinya dengan tulus dan lillah.

Jangan Bosan Untuk Memberi Nasehat, Wanita Ibarat Tulang Rusuk, Dia Bengkok dan Sifatnya Keras, Maka Kamu Harus Hati-hati

Untuk itu jangan pernah bosan ya memberi nasehat kepada wanitamu, sungguh wanita itu ibarat tulang rusuk, dia bengkok dan sifatnya keras, maka kamu harus hati-hati dalam membenarkannya.

Tinggalkan Komentar
Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).