Salah satu hal yang paling sulit dilakukan oleh manusia adalah intropeksi diri. Kesalahan di mata orang lain bisa ia lihat sedangkan yang ada pada dirinya tidak ia rasakan.

Sering kali kita terlalu banyak mengurusi kehidupan orang lain. Kita merasa sempurna dan orang lain banyak salahnya. Padahal bisa saja kesalahan orang lain hanya sebesar jarum sedangkan kesalahan kita sebesar balok.

Dibawah ini beberapa hal yang tidak boleh kita lakukan karena bisa saja dapat menyakiti hati orang-orang disekitar kita.

Jangan pamer kesempurnaan/apa yang kau punya secara berlebihan.

Jangan selalu bertanya kapan punya anak pada orang yang belum punya anak. Karena kita tidak tahu seberapa keras dia telah berusaha/ berikhtiar untuk punya anak. Tapi belum dikasih juga.

Jangan selalu membandingkan rumah tanggamu dengan rumah tangga orang yang bercerai. Karena kita tidak tahu seberapa kuat usahanya mempertahankan rumah tangganya. Namun takdir sudah ditulis demikian.

Jangan selalu bertanya kapan punya bapak/ ibu baru pada anak-anak broken home. Karena kita tidak tahu seberapa hancur hatinya saat dia harus menerima perpisahan orang tuanya.

Jangan selalu membandingkan wanita yang melahirkan sesar dengan wanita yang melahirkan normal. Karena kita tidak tahu seberapa besar usahanya untuk ingin melahirkan normal tetapi tetap tidak bisa.

Jangan selalu membandingkan ibu yang memberi ASI ekslusif dengan yang tidak bisa. Karena kita tidak tahu seberapa dia ingin memberi ASI tetapi tidak bisa.

Jangan selalu menganggap ibu rumah tangga yang jarang masak itu pemalas karena sering membeli masakan diluar. Kita tidak tahu mungkin dia ingin menolong penjualnya agar jualannya laku.

Jangan selalu nyinyirin ibu rumah tangga yang jarang dirumah mengurusi keluarganya karena ada kesibukan diluar, karena kita tidak tahu mungkin saja dia bangun lebih awal dan sudah melakukan semua pekerjaan rumah.

Jangan suka nyinyirin ibu rumah tangga yang baru anak 1 tapi sudah malas menjaga penampilan/kurang bergaul. Karena kita tidak tau mungkin suaminya jauh lebih bisa menerima dia apa adanya dan itu kebahagiaan bagi istri.

Dan masih banyak lagi hal-hal yang tidak boleh dan tidak pantas kita urusi dalan kehidupan orang-orang disekitar kita

Ingatlah! Setiap orang punya hidupnya sendiri. Semakin kita sibuk dengan kekurangan orang lain itu tandanya semakin besar penyakit dalam hati kita. Kita tidak pernah sadar mungkin ada banyak jiwa-jiwa yang hancur bahkan rusak gara-gara perkataan kita. Setiap orang pasti ingin yang terbaik tetapi Allah jugalah yang menentukan jalan hidup seseorang.

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).