Balas dendam terbaik memang adalah kesuksesan

Kisah cinta memang terkadang rumit banget. Meskipun dua orang saling mencintai, hambatan bisa datang dari keluarga, tradisi, dll. Misalnya, keluarga pasangan lebih suka kalau anaknya menikah dengan seseorang yang berasal dari kalangan atas, punya jabatan tinggi di pemerintahan, atau berasal dari profesi tertentu. Restu orang tua pun jadi rintangan terbesar.

Tidak hanya pria, ternyata wanita juga bisa mengalaminya. Seperti kisah viral dari Malaysia baru-baru ini. Seorang wanita yang bernama Rozmiza Rozman menceritakan bagaimana keluarga mantan pacarnya melakukan diskriminasi terhadapnya. Dia dihina tidak pantas bersanding dengan mantan kekasihnya itu karena berasal dari keluarga miskin dan juga bukan seorang PNS.

Rupanya, sama seperti di Indonesia, orang tua di Malaysia juga masih memandang tinggi profesi PNS. Lewat akun Twitternya, Rozmiza menceritakan bahwa dia dan pacarnya sudah mulai menjalin kasih sejak usia remaja, tepatnya di umur 16 tahun. Namun, semakin beranjak dewasa dan memasuki usia siap nikah, keluarga mantannya mulai menghina dia.

“Mantanku dan keluarga mantan pacarku selalu menekanku. ‘Mak cik ingin menantu PNS’ kata mamanya mantan pacarku. ‘Kamu itu dari keluarga susah, jangan berharap beli Volkswagen, nggak mungkin bisa’,” tulis Rozmiza.

Kakak mantan pacarnya juga dengan pedas mengatakan bahwa Rozmiza tidak satu level dengan keluarga mereka. Rozmiza sendiri mengakui bahwa dia memang berasal dari keluarga tidak mampu. Ayah ibunya hidup pas-pasan dari hasil berjualan di pinggir jalan.

Namun, orang tuanya tetap mendukung anak-anaknya untuk mendapatkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Saat kuliah, Rozmiza berusaha meyakinkan pacarnya bahwa ketika sudah lulus nanti dia akan bekerja keras, hingga bisa mampu membeli mobil yang diidamkan keluarga mantannya, yaitu Volkswagen.

Namun, sang pacar memberi reaksi mengejutkan. Dia sama sekali tidak mendukung Rozmiza, tapi malah mengucapkan kata-kata pedas. Pacarnya berkata dia tidak akan bisa membeli mobil tersebut karena harganya sangat mahal. Reaksi ini membuat Rozmiza benar-benar sakit hati.

Tapi, karena dia saat itu masih bucin, Rozmiza menahan perih tersebut. Puncak kekecewaannya adalah saat mantannya malah selingkuh dengan wanita lain. Udah gitu, selingkuhnya menggunakan uang dari Rozmiza pula.

“Kali ini aku benar-benar menyerah. Telepon mama dia, tapi jawaban mama dia ‘Acik memang ingin PNS yang jadi menantu acik’. Aku merasa nggak berguna. Sumpah!! Aku korban macam-macam tapi itu jawaban akhir yang aku dapat,” cerita Rozmiza.

Sudah tak tahan, Rozmiza pun memutuskan hubungan dengan mantannya. Setelah itu, dia kuliah dengan benar, dan kerja mati-matian selama lima tahun. Hasilnya, kini dia sudah membeli rumah dan membeli mobil impiannya. Bukan Volkswagen seperti yang dibanggakan oleh keluarga mantannya, tapi Mercedes CLA AMG. Rozmiza kini berprofesi sebagai konsultan keuangan.

Source: keepo.me

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).