Disaat kamu miskin orang lain akan berkata bahwa kamu itu pemalas.

Disaat kamu kaya bahwa orang lain itu akan berkata kalau kamu sombong dan pelit. Disaat kamu bangkrut bahwa orang lain akan berkata kalau kamu itu royal dan bodoh.

Apapun kondisi kita saat ini itu tidak akan pernah lepas dari komentar orang lain. Namanya saja makluk sosial, kita yang jalani Tuhan yang menentukan dan orang lain yang mengomentari. Itulah hidup, artinya kalau tidak tahan dengan komentar orang lain yah tidak usah hidup.

Jangan terlalu ambil pusing dengan omongn-omongan orang. Kamu tidak bisa menutup mulut mereka hanya dengan kedua tanganmu. Yang hanya bisa kamu lakukan hanyalah dengan menutup kedua telingamu dengan kedua tanganmu.

Jangan terlalu pedulikan apa yang orang lain pikirkan tentang kamu. Akan ada selalu orang orang yang ingin melihat kamu gagal karna mereka juga akan tidak berhasil.

Albert Einstein pernah berkata “Jangan terlalu ambil pusing dengan omongan omongan orang kadang mereka punya mulut tapi tidak punya otak”

Tidak usah sakit hati atau baper dengan omongan orang lain. karna apapun yang kamu lakukan kalau dia membencimu maka sebaik apapun yang kamu perbuat akan selalu salah dimata dia.

Dan bagi orang yang mencintaimu apapun yang kamu lakukan mereka akan selalu mencintai apa adanya kamu.

Ingat siapun berhak memberikan masukan, komentar, dan berbicara tentang kamu. Tapi kamu juga berhak menerima atau tidak menerima.

Jangan semuanya dimasukan pikiran dan hati karna pada akhirnya yang Tuhan lihat adalah apa yang kamu lakukan, bukan apa yang mereka katakan.

Direndahkan tidak mungkin jadi sampah. Disanjung tidak mungkin jadi rembulan.

Maka jangan habiskan usiamu untuk menjadi apa yang mereka inginkan. Jangan habiskan pikiranmu untuk memikirkan apa yang mereka mau.

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).