Matius 12:31 “Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni.”

Matius 12:32 “Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datang pun tidak.”

Markus 3:29 “Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal.”

Lukas 12:10 “Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia, ia akan diampuni; tetapi barangsiapa menghujat Roh Kudus, ia tidak akan diampuni.”

Injil ini berkata orang yg menghujat Kristus diampuni, kalau menghujat Roh Kudus tidak diampuni.

Apakah itu berarti bila kita menghujat Kristus diampuni, Menghujat Roh Kudus tidak diampuni.

Bagaimana Kalau menghujat Allah ?

Siapakah Allah, siapakah Yesus, dan siapakah Roh Kudus?

Bukankah Allah Bapa, Allah Anak, Allah Roh Kudus adalah Esa (satu).

Allah Bapa = Sang Bapa

Allah Anak = Sang Firman (Firman yang keluar dari mulut Bapa)

Allah Roh Kudus = Roh nya Allah sendiri

Bila demikian, Apakah Allah pernah ada tanpa Firman dalam mulutNya?

Apakah Allah pernah sendiri tanpa RohNya?

Bukankah ini mustahil?

(Yoh 1:1-3)

Artinya, Allah Bapa Putra dan Roh Kudus adalah satu kesatuan, sehingga saat engkau menghujat Roh Kudus, engkau juga menghujat Kristus, saat yang sama engkau menghujat Allah Bapa.

Kata “menghujat” berasal dari kata “blasphemia” (Yunani), yang terbentuk dari “blapto” dan “pheme”. “Blapto” berarti menghalangi dengan tujuan yang jahat, sedangkan “pheme” berarti mengungkapkan apa yang ada dalam pikiran melalui kata-kata.

Dengan demikian, “blasphemia” dapat diartikan sebagai penggunaan kata-kata dengan tujuan jahat, dan sering dikaitkan dengan tujuan untuk merusak reputasi seseorang atau melawan yang Ilahi.

Sebenarnya menghujat Roh Kudus tidak mugkin dilakukan oleh orang-orang pilihan yang sudah hidup didalam Kristus, namun jangan heran bila banyak orang yang mengaku Kristen banyak kali justru dengan sengaja menghalangi saat Firman Kebenaran disampaikan, bahkan menentangnya, justru orang orang inilah si penghujat Roh Kudus, dan orang-orang ini terindikasi bukan orang-orang pilihan. Sebab yang mengaku kristen sejatinya belum tentu orang pilihan.

Roma 8:9 (TB) “Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.”

Sebagian orang kristen modern berkata bahwa dosa menghujat Roh Kudus adalah ketika mengatakan bahwa pengalaman mereka (seperti saat hari Pentakosta) “di dalam Roh Kudus” itu sebenarnya tidak benar .

Karena jika diteliti lebih jauh, banyak dari pengalaman yang mereka sebut “di dalam Roh Kudus” dengan berbahasa roh itu justru bertentangan dengan apa yang diajarkan Alkitab, bukan pengalaman yang benar, banyak yang dibuat-buat , banyak yang palsu, banyak yang ikut-ikutan, dan tidak sedikit yang memanipulasi.

Orang-orang inilah yang disebut penghujat Roh Kudus, mereka sebenarnya tau Firman Tuhan, tetapi tidak mau belajar sehingga merasa paling benar, keras kepala, bebal, tidak mau menerima teguran dan didikan Firman Tuhan yang telah dengan jelas dituliskan dalam Alkitab, ngeyel dan suka mendebat Alkitab, mereka inilah para penghujat itu.

2 Timotius 3:16 “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.”

Mereka berkata bahwa apa yang mereka lalukan itu sesuai Alkitab, tapi saat Alkitab menyatakan dan menjawab statemen mereka, justru mereka tidak mau menerimanya.

Taukah anda, Alkitab adalah Firman Tuhan, Firman Tuhan diilhamkan oleh Roh Kudus melalui Para Rasul yang dipimpinNya. Tidak ada pertentangan dalam setiap ayat dalam Alkitab, Sehingga Alkitab akan menjawab diriNya sendiri.

Bila ada ayat yang serasa bertentangan, maka kita tidak dapat mengambil yang satu dan membuang yang lainnya, seharusnya kita justru harus minta pimpinan Roh Kudus agar membukakan rahasia itu melalui Iman yang disertai pengetahuan sampai kita menemukan arti sesungguhnya.

Bagi orang yang belum mengenal kebenaran seperti saat Saulus belum mengenal Tuhan maka meraka tidak dapat disebut menghujat ( tanpa pengetahuan yaitu di luar iman”, 1Tim 1:13b) tetapi bagi orang Kristen yang mengenal kebenaran tetapi mengeraskan hati kepada Firman kebenaran , merekalah penghujat Roh Kudus yang sebenarnya.

Sama halnya dengan kasus guru-guru palsu. Mereka ada di dalam gereja dan sudah mendengar tentang kebenaran itu, tetapi mereka malah menghujat.

Mereka menolak secara sadar dan sengaja inilah yang dimaksud dengan penghujatan.

Kisah Para Rasul 7:51 “Hai orang-orang yang keras kepala dan yang tidak bersunat hati dan telinga, kamu selalu menentang Roh Kudus, sama seperti nenek moyangmu, demikian juga kamu.”

Pesan penulis:

Pada intinya, penghujatan dilakukan oleh orang orang bukan pilihan, sekalipun menyebut diri kristen tetapi mereka mengeraskan hati dan secara sadar memanipulasi kebenaran Firman Tuhan, tidak mau diingatkan tidak mau dididik , tidak mau terima tegoran Firman yang disampaikan.

Kepada orang-orang pilihan, janganlah meremehkan anugerah Tuhan, tetapi responilah Firman Tuhan dengan sikap hati yang benar, maka engkau adalah orang kristen sejati. (Orang Kristen sejati tidak akan menghujat Roh Kudus)

Tulisan diatas adalah hasil perenungan pribadi yang tidak hanya didasarkan oleh perasaan dan pengalaman pribadi, lebih dari itu didukung oleh Alkitab yang adalah Firman Tuhan dan memohon kepada pimpinan RohNya yang Kudus dan telah didukung serta diuji dengan pengetahuan.

Oleh: Pdt.Yenny Novita

Categories: Kristen

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).