Percayalah, selama apapun kamu menunggu maka pada akhirnya kamu akan bertemu dengan yang kamu tunggu. Jangan khwatir, karena jodoh itu sedekat urat nadi, dia sudah ada saat kamu masih di dalam kandungan.

Intinya kamu akan Allah pertemukan bila memang menurut-Nya waktu yang telah tertulis sudah tiba waktu yang tepat, karena jodoh hakekatnya akan datang tatkala waktunya telah tepat.

Kapan waktu yang tepat itu? yaitu ketika menurut Allah kamu memang telah membutuhkannya, ketika menurut Allah kamu memang sudah sepantasnya sempurna dengan kedatangannya.

Maka untuk saat ini, jangan pernah kamu merasa risau, apalagi hanya karena kamu tahu dia yang kamu tunggu belum juga ada tanda-tanda akan datang.

Sungguh jodoh itu pasti dan Allah akan datangkan kepadamu di waktu yang tepat, maka jangan melulu risaukan perkara jodoh yang belum juga bertemu.

Dan iya, mungkin saat ini memang tidak ada yang tahu jodohmu masih dimana dan siapa dia, tapi percayalah Allah akan selalu tunjukkan jalannya menujumu.

Dia yang telah Allah tulis bersanding denganmu tidak akan pernah datang mengetuk hati orang lain, karena Allah telah mengaturnya untuk bertemu denganmu.

Secara gambalannya, jodohmu itu tidak akan pernah tersesat menuju orang lain. Oleh sebab itu, jaga dirimu dulu dengan baik dan benar, karena dia akan datang diwaktu yang telah benar-benar baik menurut Allah.

Tunggu saja kedatangannya dengan terus melakukan yang terbaik, yaitu perbaiki dirimu, pantaskan dirimu, dan hiasilah dirimu dengan kebaikan-kebaikan.

Jangan pernah males-malesan dan jengah untuk menjadikan dirimu lebih baik, karena sungguh bila kamu berusaha menjaga dirimu dengan baik maka ia yang Allah tuliskan untukmu akan Allah jaga pula dengan baik.

Karena walau jodoh itu memang sudah Allah atur dengan sempurna, maka bukan berarti kamu harus diam saja leyeh-leyeh dan diam saja tanpa ikhtiar apapun.

Perbaiki dirimu, jadikan dirimu pantas dan berkualitas dengan beragam kebaikan, karena katanya jodoh itu adalah cerminan dirimu.

📝Lailiyatus Sa’adah

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).