Lelaki baik untuk wanita itu adalah dia yang mau mendekati karena ingin menikahi dan siap memberinya nafkah. Bukan laki-laki yang hanya mencari wanita untuk dinikmati kemudian pergi begitu saja setelah puas bermain-main.

Kalau dilihat secara fisik semua laki-laki pasti sama, namun yang benar-benar berjiwa lelaki pasti bisa dibedakan dengan laki-laki yang hanya fisiknya saja yang laki-laki namun jiwanya banci (meski sebenarnya hal ini cukup sulit dibedakan).

Lelaki yang sesungguhnya itu mendekati wanita pasti karena ingin mengajaknya seriusan. Bukannya mendekati wanita karena ingin main-main demi mendapatkan kesenangan sendiri tanpa memperdulikan perasaan seoraan wanitany.

Karena sudah siap ingin bertanggung jawab barulah lelaki yang sesungguhnya melakuakn pendekatan. Bukannya datang karena ingin numpang hidup pada wanita yang didekatinya dengan kedok cinta. Setelah menemukan yang lebih enak lalu ingin meninggalkan begitu saja.
Ketika mendekati wanita, laki-laki yang sesungguhnya itu dekat karena menemukan kenyamanan.

Beda dengan laki-laki yang hanya ingin main-main saja mendekati wanita karena ingin mengamankan diri, mengamankan diri dari kesepian, bosan tidak punya apa-apa dan merasa tidak memiliki mainan.

Lelaki yang sesungguhnya itu pasti akan selalu bersedia bertanggung jawab hingga akhir, bertanggung jawab menjaga perasaan, tidak melukai dan bertanggung jawab ingin menikahi. Laki-laki yang maunya cuma main-main saja baru mau bertanggung jawab kalau siceweknya kenapa-kenapa.

Lelaki yang serius mendekati wanita itu tidak akan pernah merasa bvosan mejalin hubungan dengan wanita yang dipacarinya. Jika hanya datangnya main-main pasti akan merasa bosan dan jenu dan ingin mencari permaianan baru.

Sumber: duapah.com

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).