Ada beberapa hikmah yg bisa kita peroleh dari pertemanan:

Ada teman yang Bersifat Keras, dialah sebetulnya yang mendidik kita untuk berani dan bersikap tegas.

Ada teman yang Lembut, dialah yang mengajarkan kepada kita cinta dan kasih sayang terhadap sesama.

Ada teman yang cuek dan masa bodoh, dialah sebetulnya yang membuat kita berpikir bagaimana agar kita bersikap perhatian terhadap orang lain.

Ada teman yang tidak bisa dipercaya dan kata-katanya sulit dipegang kebenarannya, sebetulnya dialah yang membuat kita berpikir dan merasa betapa tidak enaknya dikhianati,
maka belajarlah untuk menjadi orang yang dapat dipercaya.

Ada teman yang jahat dan hanya memanfaatkan kebaikan orang lain, sebenarnya dia adalah orang yang membuat kita bertindak bagaimana bisa berbuat banyak kebaikan namun tetap waspada.

Setiap karakter manusia di atas akan selalu Baik dan mendidik kita.

Perlu kita tau (Besi menajamkan besi dan  manusia menajamkan sesamanya).

Tanpa orang-orang seperti itu kita akan selalu terlena dalam zona nyaman dan tidak berkembang.

Bersyukurlah kepada TUHAN dalam setiap keadaan dan terimalah setiap orang dalam hidup kita.

Karena TUHAN tidak pernah keliru mempertemukan kita dengan siapapun, tinggal bagaimana cara kita menyikapinya.

Karena karakter orang seperti diatas tadi secara tidak langsung selain melatih kesabaran kita, juga membuat kita semakin “dewasa dan bijaksana”

Ketika ada orang bicara mengenai kita dibelakang, itu adalah tanda bahwa kita sudah ada di depan mereka.

Saat orang bicara merendahkan diri kita, itu adalah tanda bahwa kita sudah berada di tempat yang lebih tinggi dari mereka.

Saat orang bicara dengan nada Iri mengenai kita, itu adalah tanda bahwa kita sudah jauh lebih baik dari mereka.

Saat orang bicara buruk mengenai kita, padahal kita tidak pernah mengusik kehidupan mereka, itu adalah tanda bahwa kehidupan kita sebenarnya lebih indah dari mereka.

Payung tidak dapat menghentikan hujan
tapi dengan payung membuat kita bisa berjalan menembus hujan untuk mencapai tujuan.

Orang pintar bisa gagal, orang hebat bisa jatuh, tetapi orang yang rendah hati dan sabar dalam segala hal akan selalu mendapat jalan untuk menempatkan diri dengan seimbang karena kokoh pijakannya.

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).