Seringkali, saat training motivasi “Jangan Kuliah! Kalau Gak Sukses” di beberapa kampus di Indonesia. Saya suka bertanya, “Siapa yang merasa salah memilih jurusan? Siapa yang nggak puas dengan kampus yang didapat?” Hampir 60 % peserta mengacungkan tangan. Berarti ada masalah nih.

Sob, mungkin banyak diantara kita yang punya kasus seperti di atas. Inginnya masuk Kedokteran, eh malah masuk pilihan terakhir, pertanian. Ada yang ingin masuk teknik informatika, malah masuk fisika. Yah, lumayan agak mirip-mirip susahnya. Hehe..

Masalahnya, banyak mahasiswa yang akhirnya masuk kuliah karena terpaksa. Kuliah karena dipaksa ortu, atau malu sama temen-temen sekelas yang pada lulus kuliah. Udah tahu kan ujungnya? Males masuk kuliah, cari pelampiasan lain, dan nilai ujian jelek.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:

  • Syukuri dulu karena minimal sudah bisa kuliah, saat yang lain tidak bisa lanjut kuliah
  • Cari 1001 alasan untuk menikmatidan tertarik jurusan yang sudah didapat
  • Cari lingkungan yang positif, gaul dengan orang-orang yang menyemangati, ikut organisasi yang memotivasi kita untuk bisa berkarya
  • Kalau masih mau coba tes untuk jurusan yang diharapkan tahun depan silahkan, persiapkan seoptimal mungkin. Tapi kalau gagal jangan menyerah. Jika gagal terus berpikir positif saja, berarti memang takdir kita di jurusan dan universitas ini. Kalau nasi udah jadi bubur, tinggal siapkan cakue, kacang dan kerupuk, biar jadi bubur special.
  • Luluslah dengan cepat plus nilai terbaik, biar kita bisa berkarya sesuai minat dan bakat atau melanjutkan kuliah ke jurusan yang diharapkan saat S2. 
  • Walau tidak jadi yang terbaik di jurusan ini, pastikan kita unggul di minat dan kemampuan terbaik kita.

Dan ingatlah jika kamu merasa salah pilih jurusan bukan berarti kamu tidak memiliki masa depan.

Semoga yang sedang kuliah, dilancarkan dapat ilmunya. Yang belum dapet jurusan yang diharapkan bisa bersabar dan berkarya. Yang tidak kuliah, moga bisa tetap sukses walau tanpa gelar kuliah.

Setia Furqon Kholid 
Inspirasi buku “Jangan Kuliah! Kalau Nggak Sukses”

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).