Untuk kalian yang kusebut teman.

Terima kasih masih memilih bersama mengukir cerita. Dari sekedar canda sampai berbagi air mata. Aku tahu, pundakku tak selalu tangguh menahan bebanmu. Maaf juga jika kini aku tak sekuat seperti apa yang pernah kau dapat.

Seharusnya kita bisa berbagi. Mengisi luang di segala kondisi. Tetap setiap saat yang lain memilih pergi. Tapi aku sadar, masa sudah merubah rasa di hati.

Seharusnya kita sadar,

Ada saat saat kita tak bisa berkabar. Ada saat saat kita harus sabar karena bertengkar. Mengerti bahwa setiap rasa pasti akan pudar. Tapi bukan berarti persahabatan harus bubar.

Ada ego yang harus disingkirkan. Saat sapa mulai berat diucapkan, kesalahpahaman menghasut pikiran hingga tumbuh benci tak beralasan.

Kamu boleh saja pergi, temukan teman baru yang lebih mengerti. Dan saat kau bahagia nanti, ingatlah aku yang pernah kau anggap penghilang sepi.

Cahaya Senja di Sajak Rindu

Categories: Artikel

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).