Tuhan itu Maha Baik, sungguh banyak rejeki-rejeki yang tidak kita sadari telah ia anugerahkan untuk kita umat-Nya.

Dulu saya memahami bahwa rejeki itu adalan berwujud uang, gaji yang besar, banyak order, banyak job, urusan kerjaan lancar, banyak tabungan di bank, punya banyak aset, seperti kendaran, properti di sana sini. Intinya rezki itu adalah: “harta”.

Namun setelah mencari tahu lebih dalam apa makna rejeki itu sendiri, ternyata selama ini saya salah menilai.

Langkah kaki yang di mudahkan untuk beribadah kepada Tuhan adalah rejeki.

Hati yang Allah jaga jauh dari sifat iri hati, dengki,dan kebencian adalah rejeki. Saat keadaan sulit serta penuh keterbatanpun itu juga adalah rejeki.

Karena mungkin jika kita dalam keadaan sebaliknya justru akan membuat kita condong bersikap sombong, angkuh, dan bisa lupa diri.

Tubuh yang sehat adalah rejeki. Bahkan saat di uji dengan sakit, itu juga bentuk lain dari rejeki. Dan mungkin akan ada jutaan list lainnya mengenai bentuk-bentuk rejeki kita tidak kita sadari.

Suami, istri dan anak-anak sehat itu rejeki, anak-anak dapat bersekolah dengan lancar itu rejeki, hidup rukun dengan tetangga itu juga rejeki, punya sahabat dan teman yang saling mengingatkan itu juga adalah rejeki.

Jusrtu yang perlu kita waspadai adalah ketika hidup kita serba berkecukupan, penuh dengan kemudahan dan kesenangan padalah begitu banyak hak Allah yang belum mampu atau tidak kita tunaikan dengan baik.

Sudakah bersyukur hari ini?

Categories: Kristen

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).