Pilihlah lelaki yang baik agamanya, bila cinta membuatmu mulia, bila marah tak membuatmu hina.

Karena lelaki hebat itu melindungi, bukan menyakiti. Karena lekaki keren itu menyayangi, bukan jadi sumber ketakutan hati. Karena lelaki gagah itu menginspirasi, bukan jadi sumber kegalauan hati. Karena lelaki sejati itu mengimami juga mengayomi.

Jika laki-laki bisa memilih seorang perempuan untuk dijadikan istrinya, kamu sebagai perempuan bukan hanya diam menanti dipilih oleh lelaki, tapi dirimu juga berhak memilih.

Jika lelaki berhak memilih perempuan yang pandai menjaga diri untuk dijadikan penyempurna separuh agamanya, Maka kamu juga berhak untuk memilih laki-laki yang pandai menjaga pandangannya.

Pilihlah lelaki yang baik agamanya, yang bisa membimbingmu, karena lelaki adalah membimbing, bukan dibimbing.

Jika laki-laki berhak memilih. Kamu pun berhak memilih dan berhak menolak mana yg terbaik bagi agamamu, hidupmu, dan keluarga mu.

Semoga sahabat lelaki yang sedang berjuang menjemput jodoh sejati, tak salah dalam memilih tambatan hati.

Pun semoga sahabat wanita yang sedang memantaskan diri tak salah langkah dalam menentukan imam di kehidupan nanti.

Referensi:
Setia Furqon Kholid
Inspirasi buku “Asyiknya Bangun Cinta.”

Categories: Inspirasi

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).