Seseorang yang selalu berlutut menghadap Allah, akan selalu bisa berdiri menghadapi masalah apapun.

Bagaimana cara menghadapi masalah menurut Alkitab?

MENDEKATLAH KEPADA TUHAN

Semakin kita jauh dari Tuhan, semakin jauh pula kita dari perlindungan-Nya.

Dalam Alkitab dijelaskan “Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang. Tetapi marilah kita saling menasihati dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat” (Ibrani 10:25)

“Latihan badani terbatas gunanya, tetapi latihan ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang” (1 Timotius 4:8)

MENGUATKAN IMAN

Melalui hikmat-Nya kita dapat mengambil tindakan untuk dapat menyelesaikan masalah. Jika Tuhan sudah ada di sisi kita, jangan takut untuk melangkah maju.

“Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab Tuhan, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi”
(Yosua 1:9)

MENSYUKURI KEHIDUPAN YANG KITA JALANI

Jika kita peka terhadap kondisi sekitar, banyak orang yang masalahnya lebih besar dari kita. Bersyukurlah karena kita masih diberikan kekuatan untuk menghadapi masalah ini berserta Tuhan. Ingatlah ada Tuhan yang selalu berada di sisi kita dan Ia tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan hamba-Nya.

“Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku: baik dalam hal kenyang maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan. Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” (Filipi 4:12-13)

“Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya.” (1 Konritus 10:13)

BERDOA

Berdoa adalah salah satu sarana Tuhan berkomunikasi dengan ciptaan-Nya. Kita juga berdoa untuk meminta pertolongan serta jalan keluar atas masalah hidup dan meminta damai sejahtera.

Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. 
(Filipi 4:7)

Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah. (Mazmur 55:22)

Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
(Filipi 4:6)

Dimasa pandemi sekarang ini, mungkin dunia meminta kita untuk saling menjauh, tetapi Tuhan meminta kita untuk dekat kepadaNya

Categories: Kristen

Tofan

Prinsip Hidup: Cogito Ergo Sum (Aku Berfikir Maka Aku Ada), Namun berfikir saja tidak cukup, Apa yang harus saya lakukan agar " Menjadi Ada". Jawabannya adalah Berkarya (Aku Berkarya Maka Aku Ada).