Rajinlah Berdoa Sebab Doamu Tidak Akan Sia-sia Selagi Itu Tulus dan Benar

Bagaimana cara seseorang memasuki kebiasaan berdoa dengan sungguh-sungguh?

Saat berdoa, hatimu harus damai di hadapan Tuhan, dan hatimu harus tulus. Engkau sungguh-sungguh bersekutu dan berdoa dengan Tuhan; engkau tidak boleh menipu Tuhan dengan menggunakan kata-kata yang terdengar bagus.

Mintalah kepada Tuhan agar memberimu pencerahan dan penerangan yang lebih besar, dan bawalah keadaan dan masalahmu yang sebenarnya ke hadapan Tuhan untuk berdoa, dan buatlah janji di hadapan Tuhan.

Doa bukanlah mengikuti sebuah prosedur tertentu, melainkan mencari Tuhan menggunakan hatimu yang tulus.

Doa adalah jembatan pemersatu kita denganNya dan sesama dan doa juga adalah kekuatan dasyat untuk mengetok pintu hati-Nya. Satu hal penting sebelum kita berdoalah ialah ambil masa tenang sejenak dan saat damai itu muncul bersamamu dan berdoalah dengan tulus bagi kepentinganmu dan juga kepentingan orang lain. Setelah itu biarkan Allah yang berkarya atas doa-doamu .

Karena itu ketika kamu berdoa yang paling utama bukan kamu, bukan juga isi doamu tetapi Allah. Dia yang tahu apa yang terbaik untukmu.

Berdoalah tidak jemu-jemu dan Allah akan mendengarkan mu. Berdoalah juga untuk mengusir segala kegalauan perasaanmu dan kecemasan hatimu dan kekawatiran jiwamu. Rasakanlah suatu “kuasa” doa itu akan menghampirimu karena sekali lagi Dia hanya sejauh doa.

Mintalah agar Tuhan melindungi hatimu, sehingga sering merasakan damai di hadapan Tuhan, membuat engkau mampu mengenal diri sendiri, dan merendahkan dirimu sendiri, dan meninggalkan dirimu di lingkungan yang telah Tuhan tetapkan untukmu, sehingga memungkinkan engkau menjalin hubungan yang normal dengan Tuhan dan menjadikan engkau orang yang sungguh-sungguh mengasihi Tuhan.