Tak Kenal Gengsi, Mahasiswa Ini Berjualan Boba Didepan Kampus IAKN Toraja

Di tengah kehidupan sebagian mahasiswa yang masih menggantungkan diri pada kedua orang tuanya, ada pula beberapa mahasiswa yang rela banting tulang demi bisa mendapatkan uang untuk membiayai perkuliahannya.

Seperti halnya yang dilakukan Salman Irwan Lebon yang biasa disapa “Ambe”, mahasiswa semester akhir di IAKN Toraja yang mengambil Program Studi Pendidikan Agama Kristen sejak 2016 lalu.

Demi membantu meringankan beban orang tua apalagi apalagi semenjak pandemi Covid-19, ia mencoba berbisnis dengan berjualan aneka boba di waktu senggang perkuliahan.

Ia mengaku mulai menggeluti usahanya baru-baru ini dengan dibantu oleh Yosep untuk menjalankan usahanya. Untuk menjalankan usaha tersebut ia mendapat bantuan dana dari Henrik Setiawan.

Salman mengaku bahwa bisnis adalah salah satu hal yang menantang dan cukup membuahkan hasil.

“Dari berjualan saya bisa mendapat keuntungan kisaran Rp.300.000, perhari” ungkapnya kepada tim indonesiaterpercaya.net

Walaupun demikian, ia juga pernah mendapatkan keuntungan yang tak sesuai harapan waktu awal-awal kemunculan Covid-19, namun ia tidak pernah menyerah dan meneruskan usahanya berjualan boba di kampus.

Setiap hari ia mengaku bangun pagi-pagi sekali sekitar pukul 5 dini hari untuk mempersiapkan bahan jualannya dan berangkat ke kampus pukul 08.30 untuk menjajahkan jualannya di gerobak yang telah disiapkan di depan kampus IAKN Toraja.

Saat ditanya, apakah ia gengsi berjualan di kampus? Ia hanya tersenyum dan menjawab “Untuk apa gengsi selama usaha yang dilakukan halal dan tidak merugikan orang lain”

Teman-teman kampusnya pun sudah hafal dan selalu membeli jajanan tersebut setiap hari sebab murah meriah, bahkan beberapa Dosen juga tertarik membelu jajanan yang di jual oleh Ambe.

“Semua yang saya jual harganya terjangkau, hanya Rp12.000 saja, sebab kebanyakan pembeli saya adalah siswa dan mahasiswa,” pungkasnya.

Penulis: Tofan
Editor: Tessar