Tak Perlu Terburu-buru Memilih Pasangan Hidup Agar Kamu Tidak Menyesal di Kemudian Hari

Hari hari kita dapat melihat begitu banyak kaula muda yang mulai terburu-buru dalam hal mengejar pasangan.

Tidak banyak diantara mereka yang sudah menginjak usia 25-30 tahun keatas, hal ini disebabkan jumlah wanita yang semakin meningkat dibanding jumlah pria yang berkurang. kata peneliti senior dengan Fresh Pond Research Institute di Cambridge, Steven Orzack pada Healthday News.

tentu kebenaran seperti itu masih belum akurat jika penelitian tidak meliputi seluruh dunia yang amat luas ini.

Tapi hari ini kita mau belajar bahwa dalam memilih jodoh/pasangan hidup, hendaklah itu melibatkan Tuhan tentunya. Mengapa? Agar kelak tidak menyesal dikemudian hari. Kok bisa? Ya bisa! Karena kecenderungan manusia selalu menyalahkan penciptanya.

Hal ini terbukti ketika seseorang sudah berkeluarga dan keluarga tersebut tidak harmonis atau sering terjadi pertengkaran’

Kalimat yang sering terucap adalah, Tuhan kok dia gak seperti yang aku bayangkan ya. dia sekarang kok berubah ya, suka marah ‘ main kasar bahkan mau mukul. Tuhan kok kayak gini ya. Kok Tuhan kasih pasangan hidup yang begini!

Lalu dari surga Tuhan menatap sambil berkata. Lah bukannya dulu itu pilihanmu. Kan kamu yang memilihnya anakku kamu hanya bilang kalau Tuhan ini jodoh yang aku idam-idamkan. Hayo coba ingat-ingat lagi.

Sambil menangis pria dan wanita itu tersungkur dan berkata ia ya Tuhan, aku baru ingat dan sadar kalau itu pilihanku, bukan pilihan yang dari pada Mu. Sehingga hari ini aku tersadar bahwa aku yang memilihnya untuk menjadi pasangan hidupku.

Lalu dari surga Tuhan berkata, anakku jika itu sudah menjadi pilihanmu maka nikmatilah serta bersukacitalah’ karena nasi yang sudah menjadi bubur masih bisa didesain untuk nikmat dirasakan. Katakanlah nasi yang sudah jadi bubur itu masih tidak ada rasanya.

Kamu bisa menambah nasi bubur itu dengan bumbu-bumbu dan sedikit daging ayam agar nikmat rasanya.

Dari renungan singkat ini kita diajar agar tidak terburu-buru dalam menemukan pasangan hidup/jodoh. Sekalipun kita merasa kuatir akan usia yang sudah mulai dewasa. Tapi percayalah bahwa pilihan Tuhan itu jauh lebih baik adanya dibandingkan pilihan karena takut tidak menikah, atau takut terlalu tua menikah.

Amsal bilang orang yang tergesa-gesa akan salah langkah, namun orang yang mempercayakan masa depannya pada Allah sang pencipta, tidak akan pernah kekurangan satu apapun.

Dan Nats Alkitab juga berkata dalam Mazmur 37:5 “Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;”

Damai sejahtera Allah memberkati kita semua. Amin.

Sumber: Michio Timoty