Jangan Pernah Malu Karena 2 Hal Ini: Memakai Pakaian Lama dan Bergaul dengan Teman yang Pas-pasan

Refleksi Bagi Kita Anak Muda, Kita Tidak Perlu Malu Karena 2 Hal Ini.

Sebagai anak muda dengan jiwa yang berapi-api selalu saja memimpikan hal-hal yang diluar kemampuan kita, dan karena rasa yang berapi inilah terkadang jika kita memiliki kekurangan. Kita akan terjerumus dalam jurang rasa malu namun kali ini mari, saya akan berbagi. Kita tidak perlu malu jika 2 hal ini terjadi dalam  kehidupan kita, dan saya akan menjelaskan apa alasannya kita tidak perlu malu.

Tidak perlu malu jika Anda saat ini memakai pakaian lama

Ini dulunya saya banget, begitu sering malu karena penampilan saya yang kurang manarik dan pakaian lama yang saya kenakan. Tapi jika dipikir-pikir dan seiring berjalannya waktu. Ada hal yang sangat mutlak penting dari pada sebuah penampilan dan baju baru. Yaitu cuci baju (hehhehe bercanda), jadi begini saya tidak sedang meremehkan bahwa penampilan dengan baju baru itu tidak penting. Hal ini sangatlah penting.

Namun mari bersama merenungkan! untuk apa penampilan dengan baji baru, kerena jika kita tidak memiliki kemampuan apa-apa dalam kehidupan kita, hanya ingin menampilkan yang diluar namun otak tidak berisi dan malas untuk belajar, hidup dalam kesombongan dan tidak dalam kerendahan hati. Maka kehidupa yang demikian sedang menuju kehancuran, jika hanya memikirkan memperbaiki penampilan agar nemarik. Apalagi hanya sekedar menarik perharuan lawan jenis.

Marilah kita memperhatikan hal yang berguna dan itu mutlak penting untuk kehidupan masa sekarang dan yang akan datang, tingkatkan kemapuan diri. Teruslah gali potensi diri, percayalah semakin tinggi kemampuan Anda maka semakin keren penampilan Anda baik itu mengenakan pakaian baru maupun pakaian lama.

Tidak perlu malu jika teman anda adalah seorang yang pas-pasan

Kita tidak akan mengerti dan tahu, jadi apa seseorang 5-10 tahun kedepannya. Jadi suatu hal yang tidaklah baik, ketika kita merasa malu bahkan meremehkan seseorang teman kita yang kita pandang rendah dan berkekurangan dibangingkan diri kita.

Baca Juga: Hidup Produktif Pada Waktu Senggang

Pada poin ini kita belajar untuk menjadi rendah hati, dan mengasihi kawan kita dalam segala kekurangannya. Malulah ketika diri kita tidak bisa berbuat kebaikan bagi kawan kita, malulah ketika kehidupan kita tidak berdampak bagi kawan kita, kehidupan hanya sementara suatu penderitaan sejati ketika diri manusia tidak mampu mengaplikasikan kasih dalam hidupnya.

Temukan sahabat, sebanyak mungkin hindari orang-orang yang hidup hanya berdasarkan malu kepada diri orang lain yang hanya memandang status sosial, mereka akan menerima setiap hal yang mereka tabur. Mari bersahabat tanpa memandang status sosial asalkan ia mau bersahabat dengan kita.

Ini tulisan ke dua saya yang dipubliskasikan oleh mas Tofan, terimakasih mas atas kebaikan hatinya. Sebagai anak muda kita mempunyai jiwa yang selalu ingin terlihat keren dan luar biasa.