Segala Sesuatu Ada Waktunya, Ada Waktu Untuk Lahir, Ada Waktu Untuk Mati

Seperti gambar berikut, demikianlah manusia waktu lahir dan setelah mati, mengapa? sebab ia dicipta dari debu tanah. Masih sombong? Masih cinta uang? Belum bertobat? Belum puas hidup dalam dosa? Sampai kapan? BERTOBATLAH!

Sekalipun tubuhmu sehat dan kuat hari ini, cantik menawan dan tampan rupawan yang dihiasi dengan penampilan dan fasilitas hidup, semuanya itu fana dan sementara dan justru tubuhmu sangat lemah dan terbatas, mudah terserang penyakit, mudah lelah, kropos dan cepat tua.

Ingatlah, hidup di bumi cuma sekali dan sangat singkat, paling lama hidup 80 tahun dan itupun kalau sehat, rajin olahraga, tidak makan sembarangan (Maz. 90:10) bahkan kematian tidak menunggu Anda sakit dan setelah mati PASTI dihakimi Allah (Ibrani 9:27).

Orang bisa saja mati karena berbagai faktor, karena bencana alam, gunung meletus, banjir, kecelakaan di darat, di udara, di laut, kecelakaan kerja, karena penyakit turunan, penyakit salah sendiri, pola makan tidak sehat, sakit hati dan lain sebagainya.

Hari ini ketika kita masih hidup maka dunia adalah nyata tetapi akhirat hanya cerita TETAPI SETELAH KITA MATI, maka dunia hanya cerita dan akhirat pun menjadi nyata.

Sadarkah kita, bahwa terlalu sibuk kita bahkan waktu pun habis terbuang dengan sia-sia untuk perkara-perkara duniawi yang tidak bernilai kekal. Perkara materi diutamakan tetapi perkara hati nurani diabaikan. Perkara karir dikejar tetapi perkara karakter dikorbankan. Perkara jabatan diprioritaskan tetapi perkara teladan diabaikan.

Dengan waktu yang sangat terbatas BERTOBATLAH. Hidup kita HARI INI adalah adalah kesempatan yang diberikan Tuhan untuk bertobat. GUNAKANLAH. Kesempatan yang diberikan Tuhan selalu HARI INI bukan besok sebab besok bukan milik kita dan kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi.

Setelah mati, semua fasilitas hidupmu tiada arti bagimu, jabatanmu pun tidak ada nilainya, karir dan harta dan semuanya itu tidak dibawa mati. Semuanya itu adalah SAMPAH DUNIA sebab tidak bernilai kekal.

Pengejaran kita dalam hidup ini sampai akhir hidup adalah meneladani Kristus dan menjadi serupa dengan Dia sebab kekristenan yang sesungguhnya adalah wajib hidup sama seperti Yesus hidup (1 Yohanes 2:6) dan hidup sempurna seperti Dia (Kolose 1:28-29).

Dunia ini BUKAN RUMAH KITA tetapi Langit Baru dan Bumi Baru itulah tujuan akhir hidup kita. Dunia ini bukan tempat tinggal tetapi tempat meninggal, kapan? Tidak tahu, hanya Tuhan yang tahu. Bagi kita, kematian adalah misteri. Ada orang jahat agak lama hidupnya namun ada orang yang hidupnya benar justru lebih cepat mati. Ada orang sakit di ruang ICU lebih lambat mati tetapi ada seorang bayi baru lahir justru duluan mati. ITULAH MISTERI.

Dunia ini adalah tempat perjalanan rohani bersama Tuhan bahkan dunia ini adalah tempat pembuktian iman apakah kita layak dan lulus ujian sehingga diperkenankan masuk dalam Rumah Bapa.

PERSOALAN TERBESAR YANG HARUS KITA PERJUANGKAN DALAM HIDUP INI ADALAH KARAKTER KITA DAN HARUS DIPERKARAKAN DIHADAPAN TUHAN APAKAH SUDAH BERKENAN BAGI-NYA.

PS muda Maju Timoty Halawa