Ingin Menikah Dengan Anak Terakhir Perempuan? Pahami Dulu Beberapa Hal Ini!

Berencana menikah dengan anak terakhir perempuan? Atau istri kamu anak terakhir perempuan? Baca ini sebagai pengingat dalam dirimu (riri.abdillah)

Jangan Bandingkan Dia Dengan Siapapun

Ketika menikah dengan anak terakhir, jangan bandingkan dia lagi dengan siapapun. Biarkan dia menjadi dirinya sendiri dengan tetap mengingatkan kekurangannya. di keluarganya dia telah dituntut cukup berat agar seperti kakak-kakaknya.

Pahami Naluri Manjanya dan Hargai Kemandiriannya

Di waktu kecil di manja, menginjak remaja dia di tuntut mandiri dengan segera. Ketika menikah dengannya, pahami naluri manjanya, akui ketika dia mencoba mandiri dan hargai usahanya karena dia butuh di akui dan di hargai oleh pasangannya.

Beri Kepercayaan dan Tanggung Jawab Padanya

Berikan kepercayaan dan tanggung jawab kepadanya. Di kehidupannya, orang tua sering kali lebih percaya ketika tanggung Jawab diberikan pada anak pertama.

Maka denganmu, berikan dia kepercayaan dan tanggung jawab penuh sebagai istri yang baik.dia akan membuktikan bahwa dia bisa diandalkan dan dipercaya.

Dia Sering Berubah-ubah Terutama Dalam Sikap, Lindungi Dia dan Beri Dia Kasih Sayang yang Tulus

Anak terakhir perempuan itu menyenangkan. Terkadang dia manja, cemburuan, ngambekan. Itu untuk mencari perhatian pasangannya.

Kebanyakan laki laki menyukai perempuan yang manja dan selalu membutuhkan suaminya karna naluri laki laki yang kuat dan melindungi. Cocok dengan sisi perempuan yang lemah. Berikan dia kasih sayang yang tulus karena itulah yang ia butuhkan.

Hatinya Tak Seteguh Karang, Jangan Membentak Karena Ia Rapuh

Hatinya tak seteguh karang. Jangan membentak karena ia lembut dan rapuh. Berikan pundak mu saat dia butuh sandaran. Usap air matanya ketika ada hal yang membuat kelembutan hatinya tersentuh.

Untukmu anak terakhir perempuan.

Dalam hal jodoh sering kali kamu tak boleh melangkahi kakak-kakakmu. jika benar begitu, bersabarlah dalam penantianmu dan teguhlah dijalan yang lurus.

Semoga dia yang kamu pilih mampu mengerti dan tak menuntut kondisimu. Mampu mengimbangi gejolak emosi dalam dirimu. Melindungi sisih lemahmu.dan mampu membimbingmu kejalan yang lurus.