Uang Itu Hanya Alat, Jangan Sampai Anda Diperalat Apalagi Dijadikan Hamba Uang

“Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” Ibrani 13: 5

Uang akan selalu menjadi masalah dalam kehidupan manusia. Karena kuasa dan pengaruhnya yang sangat besar. Saking besarnya sampai banyak orang menganggap dan memperlakukan uang sama seperti Allah.

Maka dari itu, Kitab Suci sering berbicara bahwa uang adalah saingan Allah dalam hidup banyak orang.

Berkat Allah atas hidup kita bisa berupa uang. Jadi, uang pun dapat Allah pakai untuk menjadi berkat besar, sesuatu yang berguna dalam kehidupan umat-Nya.

Namun, jika kita tidak hati-hati dan melihat uang bukan seperti yang Allah ingin, maka Iblis dapat menggunakan kesempatan ini untuk mengalihkan fokus kita dari Allah.

Sama seperti yang pernah ditulis oleh Henry Fielding, “Jadikanlah uang menjadi allah Anda dan ia akan menyerang Anda seperti setan!”

Benar, uang dapat menjadi berkat, tetapi pada saat yang bersamaan juga dapat menjadi laknat. Tergantung bagaimana cara kita menyikapinya.

Oleh sebab itulah Isa Almasih pun berkata, “Jadikanlah uang menjadi hambamu.” Ketika uang menjadi tuan, ia akan mengatur kita; hidup kita akan berada di dalam genggamannya.

Namun, ketika kita menempatkan uang sebagai hamba, maka kitalah yang akan mengaturnya. 
Terlalu banyak godaan dalam hidup kita yang berkaitan dengan uang.

Dengan demikian, penting sekali bagi kita untuk memiliki “perspektif Allah” tentang uang, bagaimana mencari serta menggunakannya.

Dan jangan lupa, mintalah selalu hikmat dari-Nya untuk mengelola uang yang ada supaya kita tidak terjebak di dalam situasi yang di dalamnya uang menjadi tuan, bukan hamba.

©️ Lukas Mintardja