Berpikirlah Sebelum Berkata: Apakah Perkataan Itu Menyakiti Orang Lain Atau Tidak

Ketika seseorang tergoda hendak menyudutkan sesama dengan kata-kata yang pedas dan menyakitkan, sebaiknya segeralah berdiam diri sebelum kelepasan bicara.

Ketika seseorang berniat mau menghina sesama dengan ucapan yang merendahkan, sebaiknya sebaiknya segeralah kendalikan diri sebelum diucapkan.

Karena apabila sudah diucapkan, tidak mungkin bisa ditarik kembali. Akan menyakitkan dan bisa melukai.

Walaupun akhirnya orang itu meminta maaf karena menyadari sudah menyampaikan kata kata yang pedas, menyakitkan maupun merendahkan, tapi dampaknya bisa terasa lama.

Berpikirlah dengan matang, apa akibatnya sebelum seseorang menyampaikan kata-kata. Apakah ini menyakitkan atau tidak. Apakah itu menghina atau tidak. Bayangkan bila kita yang berada di posisi yang mendapat perlakuan seperti itu.

Bukan berarti seseorang tidak boleh menyampaikan kata-kata yang tegas, tapi jangan pedas. Boleh saja menegur tapi jangan membuat hati hancur.

Hati-hatilah dengan perkataan, karena perkataan itu bagaikan api, dapat menghangatkan (memberi semangat, tetapi juga dapat menghanguskan (Menghancurkan hati sesama).

Seperti ada tertulis:

Amsal 15:1 (TB) Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah.

(Ferdinan Simanjorang)