Renungan: Bunuh Diri Bukanlah Solusi Masalah Tapi Malah Menambah Penderitaan

Putus cinta bunuh diri, sakit hati bunuh diri, dimarahi orang tua bunuh diri, usaha bangkrut bunuh diri, dan lain-lain.

Oh… saudaraku

Betapa sedih dan sakit hatinya orang tua. Orang tuanya sudah mengandung dan menderita selama 9 bulan, merawat dan membiayai serta mendidik anak hingga besar.

Harapan orang tuanya supaya anaknya menjadi orang yang berbakti dan berguna pada keluarga serta menjadi berkat bagi orang banyak bukanya untuk bunuh diri.

Siang malam orang tuanya berdoa untuk kebaikan anaknya. Siang malam orang tuanya mencari rejeki untuk anaknya.

Makanan yang terbaik diberikan untuk anaknya makan terlebih dahulu. Membeli Barang yang bagus diberikan untuk anaknya pakai terlebih dahulu

Waktu bayi Tempat tidur yang kering dan nyaman serta hangat diberikan untuk anaknya tidur, sedangkan orang tuanya tidur ditempat yang basah bekas anaknya ngompol (kencing)

Orang tuanya menahan gengsi, menahan panas terik matahari,menahan cape dan lelah, menahan ngantuk serta lapar dan haus untuk mencari rejeki yang benar untuk diberi makan kepada anak-anaknya

Orang tua menunda makan walaupun sedang makan makanan kesukaanya. Untuk membersihkan anaknya yang berak dan kencing dikasur.

Sejak dia dilahirkan sudah membuat gaduh, menangis tidak mengenal waktu dan buang kotoran sembarangan tetapi orang tuanya dengan senyum kebahagian merawat dan memandikan serta menyuapi dia dengan kasih sayang dengan harapan dalam hatinya “semoga jika anakku sudah besar menjadi orang yang hebat dan berbakti pada keluarga serta menjadi berkat bagi banyak orang” bukannya malah bunuh diri.

Walaupun anaknya mendaki dan memanjat gunung pedang sampai tubuhnya berdarah darah dan robek-robek, anak itu tetap tidak bisa membalas kebaikan orang tuanya.

walaupun anak-anaknya terjun ke wajan raksasa minyak mendidih dan locat masuk kedalam lahar gunung berapi, anak itu tetap tidak bisa mengembalikan kasih sayang orang tuanya.

Harapan orang tua, tidak ada satupun di dunia orang tua yang baik dan benar serta sayang pada anaknya mengharapkan anaknya untuk bunuh diri jika sudah besar kelak.

Dan ingatlah

Perbuatan bunuh diri adalah karma dosa yang tidak terampuni karena perbuatan bunuh diri sama dengan menghina anugerah dan kasih sayang orang tua sekaligus menghina Sang Pencipta.

Hidupnya sesuai dengan benih yang telah ditabur, begitulah buah yang akan dipetik. Pembuat kejahatan akan mendapat kejahatan. Pembuat kebaikan akan mendapat kebaikan

Semua bunuh diri adalah perbuatan yang dilandasi “dosa”. Dosa adalah perbuatan yang dilandasi kebencian. Kebencian adalah perbuatan yang dilandasi pikiran dan batin yang tidak menerima (ikhlas).

Kemujizatan dan anugerah terbesar manusia adalah “hidup.” Terlahir menjadi manusia itu tidaklah gampang dan butuh proses waktu yang sangat tidak sedikit maka hargailah kemujizatan dan anugerah hidupmu sampai akhir yang telah Tuhan berikan.

Oleh: Sabdo Palon