Tiap Orang Punya Kekurangan dan Kelebihan, Jangan Sibuk Melihat Kekurangannya Tanpa Tau Kelebihannya

Tiap Orang Punya Kekurangan dan Kelebihan masing-masing, Jangan Sibuk Melihat Kekurangannya Tanpa Tau Kelebihannya

Ilustrasi

Ada istri yang jago masak. Keterampilannya di dunia kitchen tak perlu diragukan lagi. Tapi, dalam hal mengurus anak sepertinya dia kurang lihai. Ingus anaknya meler kayak angka 11 aja belum tentu lekas dia bersihkan. Kadang malah sampai berkerak.

Ada istri yang malaaas sekali melangkah ke dapur. Dapur memang bukan tongkrongan favoritnya. Tidak mengenal bumbu. Bisa masak nasi goreng aja udah sujud syukur. Tapi, urusan beberes rumah dialah ahlinya. Tak akan kita temukan handuk tergeletak dari pagi sampai ketemu pagi lagi di atas kasur, pakaian dalam berserakan, atau lantai yang terasa ngeres di telapak kaki. Semua perabot dia tata sepenuh hati dan berseni.

Ada juga istri yang tak pandai masak dan beberes rumah. Tapi, urusan anak dan suami dia tak mau diganggu gugat oleh tangan orang lain. Suaminya yang semasa lajang kerempeng toge, kusam, dan aur-auran, sejak menikah jadi tampak lebih necis dan berisi. Anak-anaknya terawat. Nggak ada cerita kuku hitam-hitam, ingus meler, atau taik kering di popok karena kelamaan diganti.

Yang nggak bisa masak, nggak bisa beberes rumah, nggak telaten ngurus suami dan anak juga ada. Tapi, urusan nyari dan mengelola keuangan dia pakarnya. Penghasilannya bisa melampaui penghasilan suami. Bahkan uang jajan dari suami ibarat cuma cukup buat biaya dia beli bedak dan pensil alis  tiap bulan.

Nah, sekarang para suami harus paham bahwa setiap istri punya kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Jangan kau sibuk mengomentari kelemahannya setiap hari hanya untuk mendapat restu menikah lagi.

Jika kau menginginkan istri yang serba bisa, nikah aja sama DORAMI adiknya DORAEMON.  Habis perkara.

-PIK ABU-