Yang Menilai Kita Cuma Allah, Lalu Mengapa Masih Memikirkan Komentar Manusia?

Jangan bangga ketika dipuji, karena sejatinya sebagai manusia kita tidak layak mendapatkan pujian.

Kita terlihat baik semua karena kasih sayang Allah semata yang selalu menutup seberapa banyak aib kita dan hanya Allah lah tempat segala pujian dan layak dialamatkan.

Jangan cepat benci dan marah ketika di caci dan di hina, bukankah pada dasarnya kita memang makhluk yang lemah dan bodoh serta serba kekurangan tanpa kasih sayang dan Rahmat dari Allah.

Karena kasih sayang dan Rahmat Allah lah sehingga kita diberikan sedikit kelebihan dan kemampuan.

Pada dasarnya kita memang makhluk yang lemah jika Allah tidak memberikan petunjuk, lalu untuk apa kita harus marah dan sedih.

Namun bukan berarti kita hidup memang untuk dihina, ketika kita dihina janganlah membalas dengan saling menghina, karena tanpa dihinapun kita memang sudah hina.

Namun mari kita saling berinteropeksi diri pada saat kita menghina orang lain, apakah kita yakin bahwa diri kita lebih mulia dari mereka yang kita hina?

Yang menilai kita cuma Allah, lalu mengapa masih memikirkan komentar manusia?

©️ Roslan