Kalau Kasih Uang ke Istri Tidak Usah Tanya “Habisnya Kemana”, Kalau Tanya Namanya Nitip Bukan Ngasih

Akibat suami sering menanyakan kemana uang belanja?

Suatu hari suami memberikan uang belanja sebesar 500 ribu, karena sang istri takut suami menanyakan kembali kemana uang belanja, sang istripun mnyimpan baik-baik uang yang diberikan suaminya dan tidak mnyentuhnya sama sekali.

Karena sang anak sering sekali melihat teman-temannya jajan, sang istripun mengajak anak-anaknya untuk terbiasa main di dalam rumah karena tidak mau anaknya meminta jajan seperti anak yang lain.

setiap hari makan hanya dengan nasi saja. Tidak ada lagi lauk, tidak ada lagi yang namanya jajan untuk sang buah hati karena istri tidak mau suami menyalahkannya yang suka memboros-boroskan uang belanja.

Pada suatu hari sang suamipun pulang, dia kaget melihat seisi rumah berantakan, baju kotor dimana-mana, lampu mati, dia mau mandi tidak ada air, iapun memarahi istrinya.

“Kenapa semua bisa berantakan seperti ini”, sang istripun tersenyum dan berkata: “ini mas uang belanja masih aku pegang, aku takut kamu menanyakannya kembli. Aku belum membayar listrik, gaspun habis, sabun buat nyuci juga sudah habis. Anak-anakpun sekarang taman mainnya di dalam rumah, maklum jadi berantakan. Nih aku kembalikan uangnya kali ajah kamu mau cobain jadi aku”.

Suamipun hanya diam. Gas harus dibeli, listrik harus dibayar, belanja keperluan dapur, sabun cuci, sabun mandi, belum lagi keperluan anak.

Suami menghitung semua dalam hati udah kebayang bagaimana jadi seorang  istri.

Untuk para suami, jangan sesekali kamu menanyakan kemana uang belanja. Sakit banget seorang istri mendengarnya, kekutannya hilang seketika.